BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Friday, 31 December 2010

Isiku Saat Ini

Kala merdunya senyum adalah kala menangis
dan saat alun tangis itulah amarahku
inilah aku, aku yang senantiasa cari
hanya saja yang aku dapatkan kisi
disaat bulan hadir menerangi
aku yang menangis mendekapnya
satu sifat dewasa yang enggan muncul
enggan berkiprah saat tangan gapai bintang
berkecipak saat aku lebih tergetar

fikir yang kosong, hati yang bolong
semua peluh ada merong-rong
inilah isiku saat ini
hanya do'aku seribu
semua hanya untukku, padaku
dan juga, satu bintang jatuhku
tak akan pernah bernada untuk pergi dari ku
meskipun aku sempat menelan madu
tapi setangis hatiku yang ku pertaruhkan
selagi tangan masih cakap bergerak
haruslah tak mencari alur kilir
itulah pesan orang bijak

Dan ukiran-ukiran jalan hidup
yang mana ku harus senantiasa tegap
namun sulit dipercaya
sepatah kata akan tutupi semua
tegarku mungkin tak akan ada
dan yang ada hanya rapuhku

Alangkah merona indahnya
jikalau tutur kian semakin hampa
dan jika tak ada lagi sapa
niscaya dunia semakin beriuh
dengan dusta, dengan aroma
riang dekat dan si merah
semua ada dan tanpa berfikir
mengalir seolah air, menyinari seolah mentari
puluhan senyum hadir sangat merajai
dan tanpa sadar, batu ada terdampar
sungguh semua tanpa rencana
karena perantaranya lengan..